Suwarno: Sopir Tank yang Dipanggil Bertugas Melayani Jamaah Haji

Kapten Kav. Suwarno sedang mengikuti acara Bimtek Terintegrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji di Asrama Haji Bekasi (05/04/2023).

KABARPESANTREN.ID—Namanya Suwarno. Lulusan Rindam Dipenogoro tahun 1988. Berpangkat Kapten Kavaleri. Sopir tank. Lulus tes menjadi Petugas Haji Daerah Jawa Barat tahun 2023.

Lelaki kelahiran Blora 1967 ini terobsesi menjadi tentara sejak ia kecil. Kala itu, ia melihat seorang tentara pulang bertugas di kampungnya. Lalu, Suwarno kecil bertekad. Kelak di masa depan, ia akan menjadi tentara.

Bacaan Lainnya

“Setiap ada tentara yang pulang bertugas, saya merasa bahwa di masa depan saya harus menjadi seperti itu,” ujar Suwarno mengenang masa kecilnya.

Akan tetapi, lain hal dengan berangkat haji. Tidak pernah sedikitpun terbayangkan di benaknya. Bukan tidak ingin, tetapi tidak yakin apakah mungkin atau tidak. Disibukkan dengan tugas. Dihantui list antrian haji yang semakin panjang.

Sampai suatu saat. Menginjak tahun ke-7 berdinas di Bintaljarahdam III/Siliwangi—yang berfokus pada pembinaan mental dan sejarah. Pimpinan memberinya rekomendasi untuk mengikuti tes menjadi Petugas Haji Daerah di tahun 2020. Lulus! Hanya saja Covid-19 yang menggila dua tahun lalu itu. Mengubur mimpinya untuk tiba di tanah suci.

Suwarno tidak patah arang. Dua tahun berselang. Tahun 2023. Pimpinan di kantornya berdinas, kembali memberinya rekomendasi untuk mengikuti tes Petugas Haji Daerah 2023. Ia mencoba merayu Allah untuk kedua kali melalui tes rekrutmen Petugas Haji Daerah dan beribu kali di doa-doanya.

Kerja keras, doa senyap dan kesungguhan Suwarno terbalas sempurna. Ia kembali dinyatakan lulus menjadi petugas haji. Dimulai dengan mengikuti tes CAT di Asrama Haji Indramayu. Dilanjut Bimtek Terintegrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, sejak 28 Maret sampai 6 April 2023, di Asrama Haji Bekasi.

“Di militer saya bertugas menjaga stabilitas negara. Di sini, saya ditakdirkan untuk menghabiskan daya menjadi petugas haji. Persepsi saya berubah. Yang awalnya ingin berhaji. Kini ingin total bertugas. Melayani dan menjaga jemaah haji agar beribadah dengan nyaman dan aman selama berada di tanah suci,” ucapnya dengan nada tegas seorang abdi negara.

“Bertugas adalah prioritas saya. Sementara kesempatan berhaji setelah adalah bonus. Saya akan sangat bahagia andai dapat membantu jamaah selamat dan mambur predikat hajinya,” pungkas Suwarno dengan nada yang semakin tegas.

Di akhir karirnya di militer kelak. Ia ingin pulang ke Blora. Menghabiskan sisa usia dengan beribadah. Menjadi marbot masjid yang menjadi saksi saat ia mengeja alif ba ta tsa di masa kecilnya dulu. Selamat bertugas Kiai Kapten Kav. Suwarno! Semoga lancar, selamat dan dapat memabrurkan jamaah. (KPN/Kiki Musthafa)